Minggu, 22 Maret 2020

SEJARAH PERKEMBANGAN DAN KEBUTUHAN E-LEARNING

Assalamualaikum Wr Wb

Pada kali ini lanjut materi yaitu Sejarah Perkembangan dan Kebutuhan E-Learning

SEJARAH PERKEMBANGAN DAN KEBUTUHAN E-LEARNING

Sejarah E-Learning
                Dalam berembang pesatnya E-Learning pada saat yang sudah bisa dijangkau di setiap kalangan warganet di penjuru dunia. Tidak salahnya ita mempelajari mengenai sejarah dan perkembangan E-Learning. Berikut ini sejarah dan perkembangan dari E-Learning :
a.             Pada tahun 1960, E-learning untuk pertama kalinya diperkenalkan oleh Universitas Illinois di Urbana-Champaign dengan menggunakan sistem instruksi berbasis komputer (computer-assisted instruction) dan komputer bernama PLATO (Programmed Logic for  Automatic Teaching Operations ). Di awal tahun 1960-an, seorang profesor psikologi dari Standford University bernama Patrick Suppes dan Richard C. Atkinson bereksperimen dengan sebuah komputer untuk mengajarkan cara membaca dan berhitung kepada anak-anak di Sekolah Dasar di California.
b.      Pada tahun 1963, Bernard Luskin memasang sebuah komputer pertama kali di dalam sebuah komunitas kampus yang digunakan untuk menginstruksikan sesuatu, bekerja sama dengan Standford dan lainnya, untuk mengembangkan instruksi berbasis komputer.
c.       Pada tahun 1970, Luskin melengkapi disertasinya bekerjasama dengan Rand Corporation dalam menganalisis kendala yang ada pada instruksi berbasis komputer.
d.      Pada tahun 1976, Bernard Luskin meluncurkan Coastline Community College sebagai sebuah “college without walls” atau “kampus tanpa dinding” menggunakan stasiun televisi KOCE-TV sebagai sarananya.
e.       Pada pertengahan tahun 1980-an, melakukan akses suatu isi dari bahan ajar menjadi sangatlah mungkin dilakukan di bebeberapa perpustakaan Perguruan Tinggi. Cassandra B. Whyte meneliti tentang peningkatan peran yang dimainkan suatu komputer di tingkat pendidikan yang lebih tinggi (Whyte,1989:86-89).
f.        Tahun 1990 : Pada masa CBT (Computer-Based Training) di mana mulai bermunculan aplikasi  E-Learningyang berjalan dalam PC  standlone ataupun berbentuk kemasan CD-ROM. Isi materi dalam bentuk tulisan maupun multimedia (Video dan Audio) dalam format mov, mpeg-1, atau avi.
g.      Tahun 1994 : Seiring dengan diterimanya CBT oleh masyarakat sejak tahun 1994 CBT muncul dalam bentuk paket-paket yang lebih menarik dan diproduksi secara masal.
h.      Tahun 1997 : LMS (Learning Management System). Seiring dengan perkembangan teknologi  internet, masyarakat di dunia mulai terkoneksi dengan internet. Kebutuhan akan informasi yang dapat diperoleh dengan cepat mulai dirasakan sebagai kebutuhan mutlak dan jarak serta lokasi bukanlah halangan lagi. Dari sinilah muncul LMS. Perkembangan LMS yang makin pesat membuat pemikiran baru untuk mengatasi masalah interoperabilityantar LMS yang satu dengan lainnya secara standar. Bentuk standar yang muncul misalnya standar yang dikeluarkan oleh AICC (Airline Industry CBT Commettee), IMS, IEEE LOM, ARIADNE, dsb.
i.        Tahun 1999 sebagai tahun aplikasi  E-learning berbasis  Web. Perkembangan LMS menuju aplikasi  e-learning berbasis  Web berkembang secara total, baik untuk pembelajar (learner) maupun administrasi belajar mengajarnya. LMS mulai digabungkan dengan situs-situs informasi, majalah dan surat kabar. Isinya juga semakin kaya dengan perpaduan multimedia, video streaming serta penampilan interaktif dalam berbagai pilihan format data yang lebih standar dan berukuran kecil
j.        Pada tahun 2000-sekarang, e-learning mulai banyak digunakan di dalam dunia bisnis. E-learning ini digunakan untuk melatih karyawan-karyawan suatu perusahaan. Selain itu juga muncul trend social network learning yang menggabungkan social media internet dengan learning. Pada saat ini E-learning menjadi pembelajaran yang sangat efektif di kalangan Pendidikan agar bisa luas dalam hal materi dan juga bisa mengkuti perkembangan sesuai teknologi dan revolusi industri yang berkembang pesat saat ini dan juga E-Learning ini menjadi suatu kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.

Dapat dilihat dari ilustrasi table dibawah ini :




Kebutuhan E-Learning
Dalam sebuah program dan upaya untuk maju dan lebih baik lagi dengan tuntutan oleh zaman sesuai dengan teknologi yang semakin baik sesuai dengan berkembangpesatnya revolusi industry di dunia pasti ada cara untuk mengatasinya terutama di bidang pendidikan pada pembelajaran konvensional yaitu dengan adanya E-Learning. Berikut ini merupakan aspek kendala dari pembelajaran konvensional sehingga diatasi dengan adanya E-Learning  :
a. Keterbatasan kemampuan finansial (financial affordance)
b. Kekurangberuntungan secara fisik (physically disadvantaged) 
c. Keterbatasan waktu untuk mengikuti pendidikan pada pendidikan
    formal/konvensional.
d. Kendala dalam pencapaian pangkat puncak bagi Pegawai Negeri Sipil (PNS)
    (constraint in achieving the highest rank)
e. Kondisi/keadaan geografis yang sulit untuk dicapai dan jarak yang jauh.
f. Keterbatasan sarana trasportasi untuk menjangkau lembaga pendidikan
    regular/konvensional.
g. Keterbatasan keuangan negara untuk menyediakan lembaga pendidikan
    reguler/konvensional
h. Keterbatasan lembaga pendidikan reguler/konvensional dalam memenuhi kebutuhan
    pendidikan masyarakat.

TERIMA KASIH
TETAP SEMANGAT
JANGAN LUPA SENYUM HARI INI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komunikasi Dalam Kelas Online

Komunikasi Dalam Kelas Online Dalam sebuah kehidupan manusia sangatlah perlu dengan suatu hal yang dikenal dengan nama k...